Get me outta here!
Tampilkan postingan dengan label webtoon. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label webtoon. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 03 Maret 2018

I'm Back + Paranormal Experience #1


Hallo semuanya, apa ada yang ingat aku?? Sudah berapa lama ya? aku meninggalkan tempat ini... aku bahkan sudah lupa kapan terakhir kali menyapa kalian semua hehehe. Para pembaca sekalian... Hey! Aku masih ada kok di sini, aku belum menghilang dari dunia ini... tenang saja...

Apa kalian juga masih ada untukku?.


Hari ini aku memutuskan untuk kembali... sementara... iya, meskipun kembali tapi hanya untuk sementara, mungkin setelah ini aku akan menghilang lagi lalu muncul lagi... tergantung mood saja... soalnya aku masih belum menyelesaikan urusan yang membuatku meninggalkan dunia blogger.

Tapi hari ini, aku ingin menulis... mungkin untuk melepaskan rasa setres dan olahraga otak juga, karena selama aku berhenti menulis dan bercerita, aku seperti kehilangan jati diriku... aku merasa kosong dan hidupku jadi lebih datar. Jadi kuputuskan untuk menulis lagi dan bercerita lagi, walaupun mungkin aku akan menghilang lagi nanti.

Aku akan menceritakan apa yang terjadi selama ini dan alasan kenapa aku sempat hiatus lama dari blog. Apa kalian masih ingin membaca ceritaku? baiklah aku akan mulai bercerita!

Harus dari mana ya? aku mulai bercerita? Hhhmmm aku akan mulai bercerita, kenapa aku meninggalkan Kagura Sohma Blog dan malah pindah ke blog ini. Jadi waktu itu, terjadi begitu saja... aku mulai bosan menulis di sana dan kurasa kemampuanku untuk menulis artikel yang pantas dibaca, mulai menurun... atau mungkin moodku yang mulai menurun. Jadi kupikir berhenti saja, cukup sampai di sini saja. 

Saat itu aku mengalami mood swing yang serius, dan aku malah mengikutinya. Entah kenapa aku mulai merasa cemas dan tidak nyaman jika tulisanku dibaca banyak orang. Aku tahu ini memang aneh, orang menulis blog kan agar bisa dibaca banyak orang. Tapi pada saat itu, aku merasa aku sedang ingin menyendiri, hanya saja masih tetap ingin menulis dan bercerita.

Aku tidak tahu perasaan macam apa itu? dan kenapa saat itu, aku berpikiran seperti itu... mungkin karena masalah usia juga, yah aku bertambah tua... biasanya seiring dengan bertambahnya usia, orang semakin peduli dengan privasinya dan citranya. Maksudnya jadi lebih membatasi diri.

Mungkin karena alasan itulah aku mulai menghapus beberapa artikel di Kagura Sohma Blog dan di blog ini. Artikel yang kuhapus adalah artikel yang sudah ketinggalan jaman dan artikel yang sudah tidak pantas lagi dengan usiaku.

Kemarin saat aku mengecek Kagura Sohma Blog, ternyata pengunjungnya sudah 5 juta 500 ribuan, wow padahal aku gak update apa-apa haha. Bagaimanapun juga aku mengucapkan terimakasih banyak pada pengunjung sekalian yang telah menyempatkan waktu untuk mampir di blogku yang hiatus itu.

Dulu aku meninggalkan Kagura Sohma Blog karena terlalu ramai #thuglife :P dan mencari tempat yang lebih tenang untuk menulis. Aku khawatir jika terlalu banyak orang yang mengunjungi blogku, maka akan menimbulkan masalah. Bukannya aku tidak bersyukur, bukannya aku sok... tapi sekali lagi ini adalah masalah privasi, dan masalah usiaku yang semakin peduli dengan privasi. 

Aku tau pembaca sekalian adalah orang baik, aku percaya bahwa kebanyakan begitu... tapi selalu saja ada satu atau segelintir orang yang merusak sistem. Aku menemukan ada blog lain yang meng-copy paste banyak artikel dari Kagura Sohma Blog. Jika dia meng-copas artikel yang berisi informasi, aku masih ikhlas. Masalahnya semua artikelku yang berisi curhatan pribadi juga dicopas oleh blog itu. Ayolah~ kenapa curhatan pribadiku dicopas? anda kan punya cerita tentang kehidupan anda sendiri. Parahnya artikelku dicopas secara mentah2 tanpa diedit.

Itulah salah satu hal yang membuatku malas untuk melanjutkan Kagura Sohma Blog. Masalahnya aku jadi tidak bisa mengontrol tulisanku. Jika suatu saat aku ingin menghapus artikel A yang berisi curhatan. Ternyata artikel A sudah dicopas oleh blog lain, aku kan tidak bisa mengontrol pemilik blog lain itu untuk ikutan meghapus artikelku. Yah itulah resiko nulis di blog. 

Kalian pasti berpikir “makanya kalau nulis, mikir-mikir dulu takutnya nanti disebarkan oleh orang lain dan tidak terkontrol”. Aku selalu memikirkan baik-baik kok, saat aku memutuskan untuk memposting sebuah artikel. Pada saat aku memposting artikel tersebut, aku yakin bahwa itu benar-benar artikel yang ingin kutulis dan kusampaikan. Aku yakin bahwa aku tidak akan menyesal setelah mempostingnya.

Tapi karena kadang ada keadaan tertentu, karena mengalami mood swing (maklum aku moodyan) atau karena artikelnya sudah kadaluwarsa jadi aku putuskan untuk menghapus artikel yang bersangkutan.

Pada saat itu aku masih ingin menulis dan masih ingin tulisanku dibaca, tapi aku membutuhkan ruang yang lebih sepi untuk menulis karena alasan yang telah kusebutkan di atas, supaya privasiku juga sedikit lebih terjaga. Maka dari itu, aku memutuskan untuk membuat blog baru yaitu blog ini, Blog Serpihan Memori.

Walaupun aku meninggalkan Kagura Sohma Blog, tapi aku tidak menghapus blog itu... ya sayang aja lagian di sana masih banyak artikel yang belum kuhapus.

Pelan-pelan aku mulai menulis beberapa artikel di Blog Serpihan Memori. Awalnya aku hanya ingin mengisi blog ini dengan cerita masalalu ku yang aneh, tapi berkesan. Seperti cerita2 tentang kehidupan di komik Webtoons “Smile Brush”. Nama blog ku kan Serpihan Memori. Btw tau kan? komik yang kumaksud? kalau tidak tahu cek di Webtoons! Hehe.

 Waroo dari Smile Brush

Namun seiring berjalannya waktu, aku malah mengisi blog Serpihan Memori dengan hal-hal random. Tapi itu tidak masalah karena aku menyukai semua hal yang kutulis.

Lalu tiba-tiba saja blog Serpihan Memori juga berhenti, aku tidak membuat artikel baru dan entah kalian menyadarinya atau tidak, semua artikel horrorku menghilang! baik yang ada di Kagura Sohma Blog atau yang ada di blog ini. Tentu saja ini ada alasannya. Aku mengalami mood swing lagi.

Banyak masalah dan banyak hal yang harus kuselesaikan di dunia nyata. Aku berpikir selama masalahku belum selesai, aku tidak bisa menulis lagi di blog ini. Aku harus mendahulukan urusan yang lebih pokok. Tapi yang terjadi... aku belum bisa menyelesaikan urusan itu, sampai saat ini karena satu dan lain hal. Aku juga sempat sakit lama, jadilah blog ini terbengkalai.

Berat untuk tidak menulis dan tidak meluapkan perasanku di blog ini lagi, tapi aku tetap tidak bisa melakukannya, karena aku berjanji untuk tidak menyentuh blog ini selama semua belum selesai. Pada saat itu ya... sekarang aku sudah melanggarnya haha, tapi setelah ini aku mungkin akan hilang lagi.

Selain itu juga... aku merasa bahwa ngeblog sudah ketinggalan jaman. Orang-orang mungkin akan beralih ke media lain untuk mendapatkan hiburan. Sekarang jamannya kan jaman Youtube, Instagram dll. Aku berpikir jika aku kembali menulis blog, apakah masih ada pembacanya?. Jadi agak males juga untuk melanjutkan ngeblog waktu itu hehehe. 

Baiklah sekarang aku akan membahas kenapa aku menghapus semua artikel horror di blogku?... ceritanya panjang tapi aku persingkat aja ya...

Ini adalah kisah nyata yang kualami, mungkin sedikit mengerikan... 

Berhubung ceritanya agak panjang, jadi artikel ini akan berlanjut di Part 2, silahkan baca artikel selanjutnya di sini :

Ditulis oleh : BrilianK (Instragram : @briliank Follow ya!)

JANGAN DICOPAS YA! (tanpa cr dari blog ini)


Sabtu, 24 September 2016

Spirit Fingers : Komik Artistik tentang “Menggambar”.


Awal September lalu ada komik baru di Webtoon Indo yang berjudul Spirit Fingers, karena penasaran jadi aku membacanya. Aku lihat nama pengarangnya, ternyata nama orang Korea... yah kelihatan sih dari style gambar di cover komiknya, karakter yang digambarnya memang menunjukkan mimik wajah orang Korea banget... oh ya pengarang komik Spirit Finger bernama Gyeong-Chal HAN, dia seorang perempuan.


Spirit Finger (스피릿 핑거스) ini menarik perhatianku, karena selain gambarnya yang menarik, juga karena sinopsis yang tertera di cover komiknya. Di sinopsisnya tertulis : “dia mengira dirinya biasa saja sampai dia memasuki klub menggambar. Akankah dia menemukan warnanya sendiri?”.

Ada kata-kata “klub menggambar”... aku berharap setelah membaca komik ini, aku bisa mendapatkan ilmu tentang menggambar secara baik dan benar. Yah siapa tau kemampuan menggambarku bisa sebaik kemampuan komikusnya, kalo aku membaca komik ini nantinya hahaha... dan karena aku mahasiswa seni rupa, aku benar-benar penasaran dengan klub menggambar itu.

Selanjutnya... aku akan menceritakan jalan cerita di komik ini, tapi ini agak SPOILER... jadi mohon kebijakannya, kalau tidak ingin dapat Spoiler lebih baik gak usah di baca hahaha.

Komik atau manhwa Spirit Fingers menceritakan tentang siswi SMA bernama Wooyeon yang cupu dan biasa saja. Dia itu masih bingung tentang jati dirinya, dan apa yang ingin dilakukannya. Suatu hari Wooyeon bertemu dengan klub menggambar yang aneh, dari situ dia mulai penasaran tentang jati dirinya sendiri.


Jadi bisa dibilang bahwa cerita di  komik ini, sangat merakyat hahaha... maksudku pasti banyak kan? orang yang merasakan hal seperti itu?... merasa minder, merasa dirinya gak stylist, dan merasa gak punya bakat atau kelebihan.

Komik ini akan menceritakan perjalanan Wooyeon menemukan bakatnya, dan mengatasi rasa mindernya... pasti itu membuat orang penasaran, apa yang akan terjadi nantinya?.

Di Webtoon Indonesia komik Spirit Fingers saat ini baru sampai pada ep 07, versi sub Englishnya sudah sampai ep 21 dan versi Korea sudah sampai ep 70 (masih on going)... menurutku komik Spirit Fingers termasuk komik yang panjang per episodenya, jadi lumayan puas lah saat membacanya.

Tapi gara-gara itu ceritanya jadi berjalan lambat, karena komiknya panjang.... masalah yang dibahas di komik juga banyak hahaha... contohnya saat si Wooyeon janjian bertemu dengan klub Spirit Finger, dia selalu terkena masalah sebelum bertemu dengan mereka.... jadi setelah beberapa episode kemudian, Wooyeon baru bisa bertemu dengan klub Spirit Fingers... janjian di episode 4, baru bisa bertemu dengan semuanya di episode 9... kan gregetan hahaha.


Oh ya ada satu momen, di salah satu episode yang membuat hatiku bergejolak #eleh... saat itu Wooyeon ditawari untuk bergabung dengan klub Spirit Fingers, oleh kakak ganteng namanya Seonho... nah si Wooyeon ini ngakunya gak bisa gambar dan Seonho bilang : “tidak masalah kamu bisa gambar atau tidak, yang penting kamu suka”.

Kata-kata kak(?) Seonho itu bagaikan petir yang langsung menyambarku... sebagai mahasiswa seni rupa, aku mengalami masa dimana... aku takut untuk menggambar... ternyata setelah  masuk ke sana, aku baru tau kalo aku tidak bisa menggambar... dan teman-teman seangkatanku ini kebanyakan punya bakat menggambar sejak lahir #gambarnya dewa banget.... jadi aku minder dan trauma untuk menggambar.

Kata-kata Seonho tadi entah mengapa memberikan semangat untukku agar aku mulai menggambar lagi... dan juga kata-kata tsb membuatku semangat untuk membaca cerita selanjutnya di komik Spirit Fingers hahaha.

Awalnya aku membaca di Webtoon Indo... karena aku kepo, aku mulai baca kelanjutannya yang pakai sub English *walaupun aku tidak terlalu ngerti bhs Inggris... setelah itu aku tambah kepo lagi, jadi aku buka komik versi Korea *yang pakai tulisan Korea... karena aku tidak mengerti, jadi aku hanya melihat gambarnya saja haha.

Ada beberapa hal yang membuat komik atau manhwa Spirit Fingers menarik perhatianku, dan beberapa diantaranya adalah :

PERINGATAN!! SPOILER! SPOILER! SPOILER!.


1. Memiliki tema yang menarik.

Komik ini bercerita tentang klub menggambar, aku belum pernah baca komik Korea tentang “gambar-menggambar” sebelumnya, jadi kupikir ceritanya unik... komik ini menceritakan kegiatan seru yang bisa dilakukan oleh klub menggambar dan juga menjelaskan arti dari menggambar itu sendiri.


Mungkin setelah kamu membaca komik ini, kamu bisa paham bahwa hal utama yang penting dalam menggambar bukanlah gambar itu bagus atau tidak, yang terpenting kamu senang saat menggambar dan mau untuk terus berlatih. #dalem.

Di dalam komik ini kamu juga bisa mempelajari style dalam menggambar, karena setiap orang punya style menggambar yang berbeda-beda. Dan kita harus menghargai itu, kita tidak boleh sembarangan mengatakan bahwa gambar orang itu jelek... mungkin karena style gambarnya seperti itu dan ada alasan kenapa dia menggambar seperti itu, bukan berarti dia tidak bisa menggambar kan?... karena jelek bagusnya gambar seseorang itu, penilaiannya juga relatif.

Beberapa gambar yang dimunculkan di dalam komik ini, adalah gambar goresan tangan asli, yang di scan dan dimasukkan ke dalam komik... gambar yang kubicarakan ini adalah gambar yang ceritanya dibuat oleh para karakter di dalam komik.


Dan itu benar-benar membuatku terpana, walaupun gambarnya ada juga yang tidak terlalu bagus. Karakter gambar tsb kuat karena dibuat dengan goresan tangan. Aku jadi mikir bisa-bisanya si penulis mempunyai ide untuk menyelipkan gambar yang asli di komiknya.

Lalu apa lagi ya? pokoknya komik ini mengajarkan untuk menjalankan kegiatan di klub menggambar dengan cara seru dan menyenangkan.

Selain bercerita tentang gambar-menggambar, komik ini juga bercerita tentang drama percintaan... ya gak seru kan? kalo ceritanya tentang gambar doank, harus ada percikan-percikan asmara di dalamnya.... sebagai bumbu penyedapnya.

Drama percintaan di dalam komik Spirit Fingers lumayan memberikan rasa baru dan membuat komik ini menjadi lebih lucu.


2. Karakter tokoh utama yang familiar.

Tokoh utama di dalam komik ini bernama Wooyeon, seorang siswi SMA yang hidupnya abu-abu, cuma gitu-gitu doank dan gak ada yang spesial.

Wooyeon orangnya minderan, agak ansos, punya bentuk tubuh yang biasa saja, tampang pas-pasan, dan merasa tidak punya keahlian apa-apa... yah sebelas dua belas lah kayak kamu yang lagi baca artikel ini hahaha #bercanda.

Jadi kubilang karakter Wooyeon itu sangat familiar, karena kupikir banyak banget orang yang punya karakter seperti itu dan mereka paham dengan apa yang dirasakan oleh tokoh utama #kayak aku hiks.


Karena merasa “senasib” dengan sang tokoh utama, biasanya orang akan semakin tertarik dan penasaran dengan cerita selanjutnya di dalam komik Spirit Fingers ini.... yang paling bikin penasaran itu adalah.... bagaimana Wooyeon, dengan kepribadian seperti itu bisa melakukan hal yang disukainya, dan melewati tantangan yang ada?... hhmmm bagaimana ya? haha.

Sekarang aku ingin bercerita tentang keluarganya Wooyeon.... Wooyeon punya keluarga yang terlalu kaku, terlalu mementingkan prestasi akademik. Ibu Wooyeon menekannya untuk terus belajar agar Wooyeon sepintar kakaknya. Ayah Wooyeon terlalu kaku bahkan Wooyeon sendiri malas untuk berbicara dengannya.

Kakak dan adik Wooyeon itu adalah tipe orang yang perfect dan pintar. Ibunya terlihat pilih kasih... dia lebih sayang dengan kakak dan adik Wooyeon.

Sampai episode 70, kakak Wooyeon belum terlalu dibahas di dalam komik. Kurasa kakaknya ganteng dan mungkin akan punya karakter yang cool.

Wooyeon yang hidup di dalam keluarga yang kaku, dan dipaksa untuk terus belajar... akhirnya merasa jenuh, dia ikut klub Spirit Finger itu secara diam-diam... di sana Wooyeon baru mengerti arti dari “menikmati hidup”.


Tapi mungkin akan muncul konflik baru setelah Ibunya Wooyeon tau bahwa anaknya mengikuti klub menggambar. Yah bisa ditebak lah, paling Wooyeon akan dilarang gabung dengan klub itu lagi dan disuruh berehenti menggambar agar fokus belajar... mungkin... haha.


3. Beberapa tokoh lainnya memiliki karakter unik.


Spirit Fingers adalah klub menggambar, mereka lebih fokus menggambar sketsa orang dengan bermacam karakter.... anggota Spirit Fingers banyak yang fashionable dan mempunyai kepribadian unik... para anggota direkrut secara random dan memiliki jenjang usia yang berbeda.


Mari kita berkenalan dengan mereka! :D.


Seonho Koo / Goo Sunho (Blue Finger).


Seonho/Sunho adalah mahasiswa DKV tahun kedua, suka warna biru dan suka anjing *ini keterangan yang kudapat di komiknya haha.

Diceritakan Seonho paling berbakat dalam menggambar, gambarnya terlihat paling bagus diantara anggota klub lainnya.... kurasa aliran Blue Finger itu lebih ke arah realis.

Sejauh ini yang kutahu, dia punya kepribadian yang ramah, baik, lemah-lembut dan murah senyum.... positif lah. 


Green Nam (Mint Finger).


Kakak rambut biru ini jurusan desain panggung dan teater tahun kedua, teman SMA nya Seonho sekampus pula. Dari semua karakter yang muncul di komik Spirit Fingers, Green Nam adalah karakter yang paling kusukai... kakak rambut biru ahhh.

Aku suka banget dengan selera fashionnya dan rambutnya yang biru itu... tubuhnya juga langsing, kakinya panjang dan pipinya tirus, padahal dulunya *sensor* #disensor biar gak dianggap spoiler hahaha.

Pokoknya aku merasa kalo pakaian, sepatu dan aksesoris yang dia kenakan itu unik, tapi kawin banget dengan karakternya dia... dia benar-benar terlihat seperti model! Asli! gayanya itu lho agak-agak swag gimana gitu... bisa menjadi inspirasi fashionmu.

Green Nam punya karakter yang sangat kuat, dengan melihat gambar dan pose-posenya di dalam komik saja, aku sudah bisa menebak karakternya dia itu seperti apa... dia terlihat tomboy, cuek, pecicilan, sexy, cool dan gampang dekat dengan orang lain.


Wajah Green Nam juga cantik... dia sering pakai lipstik warna merah, pink dan pink tua, bola matanya abu-abu *mungkin pakai lens, dan pakai eyeshadow warna pink di ujung mata. Saking gemesnya dengan karakter ini, aku sampe ingin nyobain make upnya... bahkan sampai kepikiran ingin mewarnai rambutku menjadi biru hahaha.

Oh ya, ada perdebatan yang muncul menyangkut karakter Green Nam. Ada yang bilang bahwa dia itu aslinya cowok, tapi ya... sejauh yang kulihat sampai ep 70 aku belum menemukan tanda-tanda yang menunjukkan bahwa Green Nam itu cowok, jadi kurasa dia itu cewek tulen.

Walaupun di salah satu episode, komikus pernah menyelipkan gambar Green Nam yang digambar dalam style cowok... rambutnya jadi pendek.... padahal cakepan panjang hahaha.

Gambar sketsa yang dibuat oleh Green Nam sangat unik dan artistik.... dia punya style yang sangat berkarakter... gambar yang dibuatnya terkesan lebih bervolume dan itu terlihat unik banget... walaupun tidak realis.


Pink Finger.


Karena aku tidak tau nama asli anggota Spirit Fingers lainnya *dan males nyari juga... nama asli mereka jarang disebut di dalam komik. Jadi dari sekarang aku akan menamai anggota yang tersisa, dengan nama panggilan di dalam klub.

Pink Finger, 41 tahun... dia punya semacam butik. Walaupun sudah ibu-ibu tapi Pink Finger terlihat unik, dia punya style fashion yang beda. Pakaiannya agak berbau retro, selalu memakai kacamata dengan model tidak biasa yang membuat wajahnya semakin terlihat unik. Pink Finger juga mempunyai bentuk tubuh yang agak berisi (baca:semok). Itu semua membuat karakternya semakin hidup.


Saat membuat sketsa, Pink Finger lebih fokus menggambar pada bagian wajah dan ekspresinya... karena menurut dia hal itu unik. Itulah alasan kenapa Pink Finger sering tidak selesai saat menggambar bagian tangan atau kaki. Karena energi dan waktunya terbuang untuk menggambar pada bagian wajah saja.

Gambar yang dibuat oleh Pink Finger ini biasanya terlihat kocak banget. Walaupun begitu teman-teman sekelompoknya gak ada yang meremehin gambarnya, karena mereka paham bahwa karakternya memang begitu. Aku suka komik ini.


Black Finger.


Black Finger adalah cewek loli yang suka dengan fashion ghotic lolita.... dia keren banget! usianya 30 tahunan, tapi wajahnya masih imut-imut. Dia juga merupakan pemilik toko yang menjual pakaian punk.

Aku suka dengan gayanya, karena penampilan Black Finger itu benar-benar CETAR, dia selalu konsisten dengan fashion gothic lolita nya.... yang paling menarik perhatianku adalah make up matanya!. Perpaduan antara bulu matanya yang dramatis dan eyelinernya yang mencolok, membuat kesan “ghotic” menjadi semakin kuat.


Black Finger ini benar-benar cantik banget, dengan make up nya dan style nya yang seperti itu... saat wajahnya di close up, aku  sampai terpana melihatnya.

Untuk urusan gambar-menggambar... Black Finger adalah tipe orang yang hanya akan menggambar hal yang disukainya atau menarik hatinya. Jadi kalo dia sedang mensketsa seseorang, dan tertarik dengan hidungnya... dia hanya akan menggambar bagian hidungnya doank hahaha.


Khaki Finger.


Khaki artinya berwarna kuning kecoklatan *kata google translate... aku juga baru tau kalo ada warna dengan nama khaki. Khaki Finger berusia 20 tahun, dia adalah teman sekamarnya Blue Finger. Alasan masuk ke Spirit Fingers karena dia tertarik dengan Black Finger.

Khaki Finger punya karakter yang misterius dan agak pendiam.... wajahnya selalu tertutup topi.

Khaki Finger bisa mensketsa orang dengan proporsi yang lumayan bagus, tapi garis yang dibuatnya kurang tegas.


Brown Finger.
 

Brown Finger, 40 tahun seorang programer... dia ditemukan Blue Finger di taman saat sedang mabuk. Menurutku dia seorang “paman” yang baik.

Brown Finger mempunyai gaya menggambar yang sangat unik. Gambarnya berukuran kecil tapi detail. Karyanya begitu “cute”.


Nam Gijung (Red Finger).


Siswa SMA yang agak urakan dengan wajah tampan dan penampilan mempesona. Dia punya kepribadian yang buruk, sombong, mudah marah tapi kadang baik juga.

Dengan modal wajah tampan, tubuh proporsional, tinggi dan kaki jenjang... dia berbakat menjadi seorang model. Red Finger pandai sekali membuat pose-pose cool bak seorang model profesional.


Cakep sih... tapi aku kurang suka tipe cowok tsundere macam dia haha. Dan aku kurang tahu bagaimana tipe sketsa yang dibuatnya.... kayaknya belum muncul di komiknya.... atau aku yang belum baca?.


4. Artnya keren.

Komik Spirit Fingers merupakan komik yang memanjakan mata pembacanya.... dari perpaduan warnanya... warna-warna pastel, penggambaran karakter, mimik wajah, setting tempat dan pakaian yang dipakai oleh para karakter... semuanya terlihat bagus, indah dan kawin... kerenlah!.

Karakter komik yang dibuatnya itu... sekilas terlihat seperti anime, tapi setelah diamati... wajahnya itu terlihat realis, seperti melihat “manusia” beneran... tapi sisi animenya juga masih ada.

Aku paling suka saat melihat gambar “wajah serius” dari Red Finger... mimik wajahnya benar-benar terlihat seperti orang Korea *bukan Jepang atau China.... alis matanya yang tebal, garis matanya yang khas dan gaya rambut poninya.... komikus bisa menggambarkan semua itu secara sempurna dan menunjukkan bahwa orang yang dia gambar itu benar-benar orang Korea *bukan Jepang atau China.



Aku sampai berpikir... kok bisa ya? menggambar dengan “cara” seperti itu? latihannya berapa lama?! Hwee.

Karakter Green Nam juga digambar dengan sangat bagus... rambut Green Nam berwarna biru muda... kuperhatikan setiap pakaian yang dipakai oleh Green Nam itu warnanya selalu matching dengan warna rambutnya dan warna kulitnya... kurasa komikus benar-benar telah memikirkan hal itu dengan serius.


Kadang-kadang aku mikir, kok warnanya bisa nyambung ya? padahal banyak warna yang ditampilkan.

Aku juga terkesan dengan gaya berpakaian yang ditampilkan di dalam komik ini... Terutama gaya pakaiannya Green Nam dan Black Finger, mereka berdua kan unik banget.

Di salah satu episode Wooyeon yang cupu, didandani dengan pakaian yang “pantas” untuknya... pakaiannya sih biasa, cuma karena komikus tau apa yang cocok untuknya... Wooyeon jadi terlihat lebih keren saat itu... bisa begitu ya? aku bisa memperoleh inspirasi fashion lewat komik.

Dan terakhir adalah setting tempat... aku pernah merasa terpesona, saat melihat sebuah ruangan yang ditampilkan di dalam komik Spirit Fingers... banyak ruangan yang ditampilkan di dalam komik ini, ruangan-ruangan itu selalu mempunyai “tema” dan konsep yang unik.


Saat melihat ruangan-ruangan unik itu, aku merasa seperti melihat desain ruangan yang dibuat oleh seorang desainer interior... keren banget! komikusnya benar-benar sangat berbakat.... bisa-bisanya terpikirkan sebuah ruangan dengan lukisan terbalik #ups spoiler.


5. Fanservice.

Apa ya?... fanservice pasti berkaitan dengan karakter yang paling disukai di dalam komik ini... dan setiap orang pasti mengidolakan karakter yang beda-beda... setiap peran yang ditampilkan di komik ini sangat berkarakter.

Aku suka dengan Green Nam, aku suka melihat versi cool Green Nam... dia cantik banget! itu fanservice bagiku... apalagi pakaian yang dikenakan Green Nam juga sangat stylist.

Blue finger juga tampan, Black Finger juga cantik banget dengan gaya gothic lolitanya... tapi dari semuanya, yang paling disorot dan dijadikan “sumber” fanservice di komik ini adalah Red Finger... karena Red Finger bisa melakukan pose seperti seorang model profesional... bahkan saat melakukan hal biasa saja dia bisa terlihat keren... dan wajahnya tampan kalo lagi serius... ditambah lagi... dia sering ditampilkan “naked” di dalam komiknya.



6. Menginspirasi.

Saat membaca komik Spirit Fingers, aku merasa mendapatkan letupan-letupan inspirasi.... aku jadi ingin mengalami hal-hal yang terjadi di dalam komik hahaha.

Kayaknya enak banget punya grup menggambar seperti itu di dunia nyata, anggotanya punya usia yang berbeda-beda, dengan karakter yang berbeda... bisa ketemuan, menggambar sketsa, bertukar tips, dan pakai pakaian yang “unik” saat ketemu... kalo bisa mendapatkan pengalaman seperti itu, pasti menyenangkan!.

Di dalam komik, para anggota klub terlihat baik semua... kalo dunia nyata mana mungkin bisa seperti itu? kalaupun terlihat baik... itu cuma di luar doank hahaha.


Komik Spirit Finggers benar-benar menginspirasiku untuk mulai  berlatih menggambar lagi... walaupun gambarku sekarang masih jelek tapi #akutidaktakut... aku benar-benar ingin menggambar dengan hati dan tanpa tekanan batin... tapi susah ya? hahaha.

Kadang-kadang kita itu tertarik dengan sesuatu, sudah semangat ingin menggambarnya... tapi setelah jadi hasilnya tidak sesuai harapan atau cuma gitu-gitu aja... ganjel banget kan? hahaha... hal-hal semacam itu dibahas lho di komik ini.

Jadi menurutku komik Spirit Fingers... isinya benar-benar curhatan mahasiswa seni banget.. dan yang menarik, karakter di dalam komik ini diceritakan tidak langsung bisa menggambar, tapi dia melewati proses dulu sebelum bisa menggambar dengan baik... orang sepertiku yang kurang jago menggambar bisa mengikuti proses tsb, untuk menghasilkan gambar yang bagus.... karena gambar yang diperlihatkan di dalam komik ini adalah gambar asli yang di scan, jadi goresanya itu benar-benar terlihat.

Inspirasi lainnya datang karena aku suka melihat gaya berpakaian para karakternya, mereka benar-benar stylist dan sangat menginspirasi... keren!.


Tapi ada beberapa hal juga yang tidak kusukai dari komik ini, yaitu :


1. Drama percintaan yang pasaran.

Aku punya firasat bahwa cerita di komik Spirit Fingers akan berkembang menjadi cerita cinta segitiga... ceritanya juga bisa berkembang ke cerita cinta yang diawali dengan kebencian (benci jadi cinta), dan cerita tentang si tampan yang mencintai si cupu *di dunia nyata itu bulshit.


Kalo dipikir-pikir itu adalah cerita pasaran yang sudah sering ada di drama Korea, dan aku kurang menyukai nya.

Nanti juga akan muncul saingan cinta, dia awalnya akan terlihat seperti malaikat tapi ternyata iblis.... aku paling benci karakter yang seperti itu, bikin baper sih hahaha.... apalagi kalo orang itu cewek... hal-hal semacam itu juga pasaran, mudah tertebak.

Tapi itu semua hanya prediksiku doank sih... komik Spirit Fingers masih on going... kita masih belum tau cerita selanjutnya... mudah-mudahan cerita selanjutnya diluar dugaan... sehingga tebakanku salah.


2. Cerita tidak langsung to the point.

Yang tidak kusukai dari komik Spirit Fingers ini adalah ceritanya yang terlalu bertele-tele.... tidak langsung to the point... jadi bikin gregetan, kadang bikin bosan juga.

Aku lebih suka kalo ceritanya fokus ke klub menggambar Spirit Fingers dan kegiatan mereka... tapi karena ini komik cewek jadi pasti adalah bumbu-bumbu percintaannya dan drama sana sini.

Kadang-kadang yang dibahas juga gak terlalu penting, jadi agak bosan haha.


3. Karakter pendukung yang terlalu bertele-tele.

Karakter pendukung yang kumaksud adalah sahabat para karakter utama.... Wooyeon punya 2 sahabat, Red Finger punya 3 sahabat.... dan para sahabat mereka ini dibuatkan cerita sendiri di dalam komik... ceritanya  di luar Spirit Finger.

Aku kurang suka dengan cerita tentang “para sahabat” itu... itu panjang dan terkesan buang-buang waktu.... aku juga kurang suka dengan karakter dari mereka semua... apalagi sama si kepala kotak *entah namanya siapa... baik yang cewek atau cowok aku tidak suka karena mereka itu sok banget hahaha.

Tapi ya... nanti lihat saja perkembangan dari ceritanya.... mudah-mudahn saja cerita akan berkembang di luar dugaanku.


Oke, aku rasa artikel ini cukup sekian... aku sudah membahas banyak tentang komik Spirit Fingers... walaupun masih ada kekurangannya, tapi menurutku komik ini adalah karya yang sangat bagus. Aku suka art nya, dan caranya mengajarkan tentang art kepada kita semua, sebagai pembacanya.

Terimakasih sudah membaca dan maaf bila ada hal-hal yang tidak pantas di artikel ini. Sampai jumpa!!.

Ditulis oleh : Ririan.

Hubungi aku di :
IG = briliank.



JANGAN COPAS TANPA CR dari Blog ini!!.